Kabar

Kabar Pesantren

Learning is Entertaining: Memantik Harapan dan Komitmen Guru

Langit malam di Utama Raya Beach pada 20 Desember 2024 menjadi saksi perjalanan para guru Madaris Bahrul Ulum. Dalam sesi reflektif Pesantren Bahrul Ulum, Gus Ulun Nuha, betul-betul sukses membawa suasana menjadi sangat emosional, memimpin sebuah forum yang mampu menggugah kesadaran terdalam para guru tentang arti dedikasi, cinta, dan harapan bagi Pesantren Bahrul Ulum.

Sesi tersebut dimulai dengan sebuah ajakan sederhana, namun sarat makna. Gus Ulun, demikian akrab dipanggil, meminta para guru untuk merefleksikan perjalanan Bahrul Ulum hingga hari ini dan memberikan harapannya untuk lima tahun ke depan. “Mari kita berhenti sejenak dan merenung. Bagaimana kita melihat Bahrul Ulum saat ini? Dan bagaimana kita ingin melihatnya lima tahun dari sekarang? Berikan nilai jujur menurut hati Anda,” ucap Gus Ulun dengan suara lembut namun tegas.

Suasana ruangan tiba-tiba menjadi sunyi. Para guru, dengan mata yang tampak menerawang jauh, mulai merenung. Ketika akhirnya nilai diberikan, mayoritas guru sepakat memberi angka 9/10 untuk Bahrul Ulum lima tahun kedepan. Sebuah angka fantastis yang lahir dari optimisme dan keyakinan akan masa depan pesantren.

Salah seorang guru madaris Bahrul Ulum mengatakan “Saya memberikan nilai ini bukan karena pesantren ini sempurna, tetapi karena saya yakin dengan arah dan visi yang telah ditempuh. Pesantren kita tidak pernah berhenti melangkah, selalu ada inovasi, selalu ada langkah maju. Pengasuh terus berbagi visi dan gagasan besar, dan saya percaya lima tahun ke depan Bahrul Ulum akan menjadi salah satu pesantren model untuk pendidikan pesantren,” ucapnya dengan suara bergetar.

Momen menjadi lebih mengharukan ketika Gus Ulun meminta para guru untuk menuliskan hal-hal yang menurut mereka perlu dibenahi agar cita-cita besar pesantren dapat tercapai. Dengan penuh keseriusan, para guru mulai menulis. Setiap kata yang tertuang di atas kertas adalah refleksi mendalam dari dedikasi mereka terhadap lembaga ini. Gus Ulun, yang merupakan trainer kaliber nasional, kemudian mengumpulkan dan mengklasifikasi masalah-masalah tersebut menjadi persoalan yang dianggap sebagai masalah yang paling banyak ditulis oleh guru.

Namun, puncak dari sesi ini terjadi ketika Gus Ulun meminta para guru untuk menuliskan komitmen pribadi mereka kepada Pesantren Bahrul Ulum. “Ini adalah momen untuk berbicara dengan hati Anda. Apa yang ingin Anda persembahkan untuk pesantren tercinta ini? Tulis dengan sepenuh hati, tulis dengan cinta, karena ini adalah wujud nyata dari pengabdian Anda,” katanya.

Suasana yang sebelumnya serius berubah menjadi sangat emosional. Para guru dengan khidmat menunduk, menulis dengan hati yang dipenuhi rasa haru. Ketika komitmen tersebut dibacakan di hadapan KH. Hodri Ariev, suasana berubah menjadi keharuan yang tak tertahankan. Suara beberapa guru terdengar bergetar, dengan mata berkaca-kaca, dan tak sedikit yang terisak menahan tangis.

“Saya berjanji akan terus belajar dan memberikan pengajaran terbaik untuk para santri. Saya akan mendampingi mereka dengan sepenuh hati, saya akan mengabdi dengan ikhlas di Bahrul Ulum,” ucap salah satu guru dengan suara parau, sementara air matanya jatuh membasahi pipi.

KH. Hodri Ariev yang turut hadir dalam sesi tersebut tampak terharu. Di tempat berbeda beliau menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya kepada para guru. “Komitmen ini adalah bukti cinta dan pengabdian kita kepada Bahrul Ulum. Saya melihat di hadapan saya bukan hanya guru, tetapi sosok pejuang pendidikan yang bertekad untuk membawa lembaga ini menjadi semakin baik. Dengan semangat ini, saya yakin Bahrul Ulum akan menjadi pesantren idaman,” ujar beliau dengan suara bergetar.

“Saya lebih memilih menggali dan meningkatkan potensi saudara-saudara para guru daripada mencari tenaga baru sekalipun dengan kemampuan yang lebih baik. Saudara-saudara telah teruji dalam mengabdi di Bahrul Ulum, dan ini tidak bisa dibeli dengan uang. Saya bangga punya saudara-saudara yang sehati, seperjuangan, untuk khidmah dalam dunia pendidikan melalui Pesantren Bahrul Ulum. Kita harus selalu ingat bahwa Bahrul Ulum adalah Pesantren,” tambah Pengasuh.

Program ini tidak hanya menjadi forum upgrading teaching skills performance, tetapi juga kesempatan menguatkan ikatan emosional antara guru dan pesantren. Setiap tetes air mata yang jatuh adalah simbol dari cinta, keikhlasan, dan kesungguhan untuk terus membangun Bahrul Ulum menjadi pesantren yang tidak hanya melahirkan generasi cerdas, tetapi juga generasi yang berkarakter.

Dengan semangat kebersamaan yang terpancar dari para guru, langkah Bahrul Ulum menuju pesantren hybrid yang inspiratif semakin nyata. Harapan besar terukir di hati setiap peserta, bahwa lima tahun ke depan, Bahrul Ulum akan menjadi pesantren gemilang yang tidak hanya dikenal, tetapi juga rujukan pesantren-pesantren lain dalam pengembangan pendidikan. 

27 Juli 2024
Bahrul Ulum Menuju Pesantren Hybrid

Jember, 21 Juli 2024; Tahun Pendidikan 2024-2025 Pesantren Bahrul Ulum mencanangkan program “Bahrul Ulum Menuju Pesantren Hybrid”. Pilihan ini didasarkan pada beberapa pertimbangan penting. Per

Load More
20 Juni 2025
Pesantren Bahrul Ulum Gelar Jalan Sehat Persaudaraan: Perkuat Ukhuwah dan Harmonisasi Dakwah

Karangharjo - Semangat persaudaraan dan sinergi dakwah antar pesantren kembali diteguhkan melalui kegiatan Jalan Sehat Persaudaraan yang digelar oleh Pesantren Bahrul Ulum, Karangharjo, Silo, Jembe

Load More
20 Juli 2024
Temu Alumni Pesantren Bahrul Ulum

Hari ini, 20 Juli 2024 jam 13:00 waktu setempat diselenggarakan Temu Alumni Pesantren Bahrul Ulum, acara ini termasuk dalam seragkaian acara Haflatul Imtihan Pesantren Bahrul Ulum 2024 berlangsung den

Load More
17 September 2024
Peletakan Batu Pertama Mushalla dan Perpustakaan Digital: Menuju Pesantren Hybrid

Karangharjo, 16 September 2024 - Pesantren Bahrul Ulum kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan sarana pendidikan dan ibadah dengan dimulainya pembangunan mushalla dan perpustakaan digital.

Load More
16 September 2024
Ikuti Pelatihan Sinematografi Film Dokumenter LTN-PBNU: Penunjang Pesantren Hybrid

Karangharjo, 8 September 2024 - Dalam upaya mewujudkan program Pesantren Hybrid, Pesantren Bahrul Ulum terus melakukan peningkatan kualitas medianya dengan mengirimkan dua santri, Muhammad Zainul Aziz

Load More